Archive for June 16th, 2006

Here I Am ….

Here I am
This is me
There’s no where else on earth I’d rather be

Here I Am

hehehehe, playin’ around with Google Earth on my Ubuntu Dapper. My place is shown there. Not far from Pancoran and just next to Bidakara. The coordinat is about:
Latitute 6°14′24.08″S
Longtitude 106°50′34.07″E
Click on the image to view larger size

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • World Cup 2006, Day #8

    Argentina 6 - 0 Serbia
    Argentina memang cap maut.
    Rekor kemenangan besar untuk seminggu ini dipecahkan oleh Pablo Sorin dkk.
    Pesta gol Argentina di awali di menit ke-6. Kerja sama antara Sorin dan Saviola diselesaikan dengan tendangan first-time oleh Maxi Rodriguez. Menit 31 Cambiaso menjebol gawang Serbia setelah menyelesaikan serangkaian umpan-umpan cantik yang diperagakan Riquelme, Saviola dan Crespo. Menjelang babak pertama berakhir, Argentina kembali menambah pundi-pundi golnya. Berawal dari kesalahan bek Serbia menghalau bola supaya tidak menghasilkan sepak pojok, bola tersebut justru berhasil di “colong si ‘Kelinci’ Saviola. Walo tendangannya dapat ditahan kiper, namun Maxi segera menyambar bola rebound itu dan mencetak gol keduanya di menit 41. 3-0 hingga babak pertama usai.
    Rasa frustrasi yang melanda tim Serbia sepertinya makin memperburuk keadaan mereka. Mateja Kezman diganjar kartu merah langsung di menit 65 akibat tackling keras yang dilakukannya terhadap Maxi. Menit 75 Leo Messi masuk menggantikan Maxi. 3 menit kemudian dia sudah memperlihatkan kontribusinya. Menyambut tendangan bebas Riquelme, Messi mengirim crossing ke Crespo. Striker Chelsea inipun mencetak gol keduanya di Piala Dunia 2006 ini. Sekitar 5 menit kemudian, giliran Tevez. Masuk menggantikan Saviola di menit 58, Tevez langsung menunjukkan bahwa dia pantas untuk masuk di starting-11. Dengan aksi individunya, striker Corinthians ini berhasil melewati 2 bek Serbia sebelum mencetak gol di menit 84. Di menit 88, Tevez memberikan assist bagus untuk Messi. Salah satu bintang muda yang paling ditunggu kiprahnya ini pun mencetak gol dan menggenapkan kemenangan Argentina 6-0 atas Serbia. Belanda saja hanya mampu 1-0.
    Pertandingan terakhir grup C Antara Belanda - Argentina nanti akan menjadi ulangan perempat final PD 1998 Perancis. Saat itu Belanda menang 2-1 berkat Kluivert dan gol indah Dennis Bergkamp setelah Argentina sempat menyamakan kedudukan 1-1 lewat Claudio Lopez.
    Apakah pertandingan kali ini akan berakhir seperti itu ? Apakah van Der Sar akan mendapat tandukan lagi ? (mungkin ditanduk Sorin, abis liat rambutnya jadi inget Ortega sih :P)
    Nah, MoM kali ini adalah Riquelme. Sepertinya Argentina akan timpang jika playmaker Villareal ini sampai tidak dapat diturunkan.

    Belanda 2 - 1 Pantai Gading
    Wah wah wah, Belanda mulai mengadopsi Cattenacio ?
    Walaupun unggul 2-1 di babak pertama, Belanda justru dikurung habis-habisan di babak kedua.
    Belanda mencetak gol di babak pertama lewat Robin van Persie. Striker Arsenal ini dijatuhkan di luar kotak penalti oleh rekannya sendiri di Arsenal, Kolo Toure. Dan eksekusi tendangan bebasnya di menit 23 membuat Belanda unggul 1-0. Disamping perayaan gol van Persie, sebenarnya ada perayaan lainnya. Edwin van der Sar merayakan prestasinya dengan tidak kebobolan selama 1000 menit di laga internasional . Di menit 27, Nistelrooy menggandakan kedudukan. Memanfaatkan assist dari Arjen Robben, striker Manchester United ini lepas dari jebakan offiside dan mencetak gol pertamanya. Hmm, offside apa ga yah ? Susah buat menentukan, karena ini emang spesialisasinya (Pippo Inzaghi lebih jago lagi soal ginian). Sepertinya Belanda akan mengikuti Argentina menang besar.
    Ketinggalan 2 gol, The Elephants mulai menekan lewat peluang Drogba dan Zokora. Menit 32 Arjen Robben mendapat kartu kuning. Tingkah “aktor penerima Oscar” Liga Inggris ini memang rese. Ingat insiden Pepe Reina ? Nah mirip-mirip gitu deh. Robben dijatuhkan oleh bek Pantai Gading. Namun sebenarnya tidak ada kontak serius, tapi pemain Chelsea itu seakan baru saja di tubruk “gajah”.
    Menit ke 38 Pantai Gading mencetak gol. Salah satu gol terbaik dalam turnamen kali ini. Melewati 2 bek Belanda, Bakari Kone melepaskan tendangan keras ke pojok atas gawang Belanda. Rekor clean-sheet van der Sar pun patah di menit ke 1014 . Pantai Gading masih menekan dengan 2 peluang dari Arouna Kone hingga babak pertama selesai.
    Seperti saya tulis di atas, Belanda mulai ber-cattenacio di babak kedua ini. Walau van der Vaart yang masuk menggantikan Sneijder tampil cukup bagus. Van Persie yang tampil sangat impresif menjadi pahlawan dengan menggagalkan peluang emas Pantai Gading di menit 77. Berdiri di garis gawang, dia menghalau sundulan keras Droga dengan dadanya. Dengan total tembakan 9:15 untuk Pantai Gading, babak kedua praktis dikuasainya. Namun debutan Afrika ini sepertinya masih harus memperbanyak pengalaman.
    Belanda menang dengan skor akhir 2-1 dengan Robben kembali menjadi Man of the Match. Hmm, menurut saya sih van Persie yang lebih pantas untuk itu. Tapi mungkin komite pemilihnya bersimpati akibat insiden “ketubruk gajah” tadi itu

    Meksiko 0 - 0 Angola

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • World Cup 2006, Day #7

    Ekuador 3 - 0 Kosta Rika
    Tim debutan yang pertama kali membuat sejarah di Jerman kali ini adalah Ekuador. Tanpa pernah diduga sebelumnya kali ini dia menjadi jawara grup A. Menang 2-0 lawan Polandia dan 3-0 atas Kosta Rika membuat Ekuador unggul selisih gol atas favorit juara sekaligus tuan rumah Jerman.
    Carlos Tenorio, Agustin Delgado and Ivan Kaviedes mencetak 3 gol kemenangan Ekuador atas Kosta Rika. Kemenangan ini memastikannya lolos ke putaran kedua bersama Jerman. Tinggal penentuan siapa juara grup dan siapa runner up di pertandingan terakhir tanggal 20 Juni nanti.
    Rekor lain juga dipegang Agustin Delgado. Sampai Matchday 7 ini dia sudah menjadi 2 kali Man of the Match

    Inggris 2 - 0 Trinidad & Tobago
    Inggris, Inggris. Di pertandingan ke-dua inipun permainan rada membosankan kembali ditampilkan. Tidak ada penetrasi ke kotak penalti dah bahkan gawang Paul Robinson nyaris kebobolan jika saja kapten Chelsea tidak ada di sana. John Terry menggagalkan peluang emas TnT setelah berhasil membuang bola sundulan Stern John yang sudah berada di mulut gawang. Striker Conventry itu nyaris saja membuat bencana bagi Inggris.
    Menguasai ball possession lebih dari 50%, Inggris sangat kesulitan menembus Tnt. Dah bahkan sempat kelabakan akibat serangan balik yang digalang Soca Warriors dengan cepat. Lampard seperti biasanya melakukan tembakan-tembakan dari luar kotak penalti namun tidak membawa hasil. Crouch beberapa kali membuang peluang. Termasuk usaha tendangan bicycle kick dan umpan Beckham di menit pertama yang gagal ditendangan dengan baik, padahal Shaka Hislop sudah salah posisi saat itu. Mungkin karena tungkainya terlalu panjang :D
    Sebel juga nontonnya, saya berharap salah satu dari Gerrard atau Lampard ditarik keluar dan digantikan Aaron Lennon. Kemudian Owen diganti Theo Walcott. Oh iya, saya nyaris lupa kalo Owen diturunkan di partai ini :P Abis ga ada kontribusinya sih, cuman 1 sundulan di menit kedua. Dan setelah itu dia langsung ditarik keluar, digantikan oleh Wayne Rooney yang langsung membuat Nuremberg bergemuruh. Wah kok Rooney? Aaron Lennon menyusul masuk lapangan menggantikan Jamie carragher. 2-5-3.
    Saya agak was-was karena Sven sepertinya memaksa menurunkan Rooney. He’s not in 100%, but England need him badly. Setelah beberapa menit akhirnya saya dapat memahaminya. Psy War dari Sven buat TnT. Lennon langsung menggebrak dari sisi kiri pertahanan TnT masuk ke kotak penalti. Hal yang nyaris tidak pernah dilakukan selama 60 menit sebelumnya. Dan bek TnT pun mulai gugup tiap kali Rooney “berlari-lari” dan langsung menjaga ketat striker MU ini. Menit 74 Downing masuk menggantikan Joe Cole. Permainan makin menarik. Inggris menjadi lebih hidup sebagaimana semestinya sementara serangan balik TnT masih merepotkan trio Ashley Cole-Terry-Ferdinand.
    Dan melalui sebuah umpan manis yang menjadi trademark Beckham, gol pertama Inggris pun tercipta. Di menit 82 dari sebelah daerah pertahanan TnT, kapten Inggris itu mengirimkan crossing ke tiang jauh dan langsung disambar Crouch. No Mr. Roboto Dance, tapi cukup untuk membuat Sven tersenyum lega. Oh iya ini gol pertama Inggris di Jerman. Karena di pertandingan pertama kan yang bikin gol bukan pemain Inggris :P
    Pasca gol ini, TnT merubah permainan. Target menahan imbang Inggris 0-0 tidak tercapai. Mereka bermain all out dengan menempatkan hampir seluruh pemain di posisi menyerang. Nothing to lose buat mereka. Stern John kembali nyaris membuat bencana.
    Menit 91 Nuremberg kembali bergemuruh. Shaka Hislop terpaksa harus memungut bola akibat tendangan keras Super G. Dia sudah merasakan 2x kerasnya tendangan kapten Liverpool itu di final FA Cup. Jadi tidak banyak yang bisa dia lakukan kali ini untuk menahan Steven Gerrard.
    2-0 hasil akhir untuk Inggris. David Beckham menjadi Man of the Match atas kontribusinya selama pertandingan termasuk assist untuk Crouching Tiger. Duo Liverpool menjadi pahlawan.

    Swedia 1 - 0 Paraguay
    Rasa frustrasi nyaris melanda seluruh tim Swedia pada pertandingan ke-dua ini. Jika sebelumnya Shaka Hislop membuat seluruh serbuan wakil Skandinavia ini sia-sia. Malam ini kejadian serupa nyaris terjadi. Bintang Seri A, Zlatan Ibrahimovich tidak tampil begitu baik. Babak kedua dia langsung digantikan oleh Marcus Allback. Mantan stiker Aston Villa ini nyaris mencetak gol setelah tendangan lambungnya tidak dapat diantisipasi kiper Paraguay tang terlalu maju. Beruntung ada pemain nomor 21 yang masih sempat menyapu bola. Mungkin sebelunya dia nonton John Terry waktu melakukan penyelamatan :P
    Dan deadlock itupun pecah saat Ljunberg mencetak satu-satunya gol di menit 89. Pemain Arsenal ini juga menjadi Man of the Match

  • 0 Comments
  • Filed under: General

  •    Designed By:  Bidding Directory   Sponsored By: The Freebie Guide & Bidding Directory
    Post RSS Comments RSS