Archive for June, 2005

Thanks to Adi

Kemarin Adi nelpon, ngingetin soal kuliah. Thanks banget, Bro :D Setelah sekian lama akhirnya ada juga mata kuliah wajib yang bisa diambil. Periode ini rencana mo ambil matkul Agama trus Matriks & Transformasi Linear - sayang yg ini dosennya bukan Pak Suwato :( -. Ngejar target neh biar September ini bisa ambil skripsi. Capek juga kuliah kelamaan. Yang capek sih aslinya karena jadwal kerja yang padet bgt, jadi susah ngatur dengan jadwal kuliah. Terpaksa kuliah jadi prioritas nomor 2.

Jadi inget waktu si Adi ngurus skripsinya, jam 6 pagi jendela kamarku dah di getok-getok ma dia buat bantuin bikinin program. Buset dah :) Balik kuliah dah ditongkrongin depan kampus buat ditarik ke rumahnya untuk nerusin bikin program :P Tapi semangat yang patut di tiru :)

Power Up!!!

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • Met Ultah, Jakarta

    Semalam pesta kembang api berlangsung meriah di silang monas menyambut ulang tahun Jakarta ke-478. Berapa yah biaya buat bikin pesta kembang api se-spektakuler itu ?

    Ditempat lain, anak-anak yang terkena busung lapar dan muntaber tergeletak menunggu nasib. Viktor Djami masih koma di Rumah Sakit UKI, akibat digebukin aparat trantib yang ganas dan sadis (pikir mereka keren kali gebukin orang di depan reporter TV, live, kapan lagi masuk tv :D). Sampai sekarang, sepertinya tak ada satupun aparat terkait di Kodya Jaktim yang menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan hal ini.

    Pak Gubernur asyik nongol di TransTV tanpa bisa menjawab satupun pertanyaan trivia dari Farhan soal Jakarta. Kelitnya, pertanyaan tersebut terlalu mudah buat dia, jadi biarlah mantan None Jakarte ajah yang jawab. Tapi program Busway/Transjakarta koridor I memang cool. Sayang yang koridor II kok kayanya mulai terlantar. Semoga rencana soal transportasi yang baru akan sukses. Mestinya umur kendaraan juga dibatasin seperti di Singapura, biar kendaraan tak layak jalan penyebab

    Di channel tv lain, mantan menteri agama tersangka korupsi berjamaah Dana Abadi Umat (DAU) Depag tampil dengan membanggakan dirinya. Bisa korupsi sekarang menjadi kebanggan tersendiri buat kalangan mereka ternyata. Masya Alloh

    Banjir di mana-mana. Prestasi polusi masih hebat, bertahan di ranking 3 dunia setelah Mexico City dan Bangkok selama beberapa tahun ini. Ga butuh waktu lama sih buat ningkatin prestasi menggusur Bangkok, atau bahkan Mexico City :D

    Selamat ulang tahun ke-478 Jakarta.

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • *sigh*

    have no words to say, but tears might be

    semoga membuat kita untuk semakin menunduk, menangkupkan tangan, selalu beryukur dan ingat pada Alloh SWT.

    Di Manakah Rasa Kemanusiaan Kita Warga Jakarta?
    Balada Jenazah Anak Seorang Pemulung
    PEMULUNG NAIK KRL BAWA MAYAT ANAK DIAMANKAN POLISI
    Pemerintah Gendong Pengusaha,Rakyat Gendong Mayat Anaknya!

    Buat Faiz, maaf ya, puisinya saya salin disini:

    KISAH DARI NEGERI YANG MENGGIGIL
    (untuk adinda: Khaerunisa)

    Kesedihan adalah kumpulan layang-layang hitam
    yang membayangi dan terus mengikuti
    hinggap pada kata-kata
    yang tak pernah sanggup kususun
    juga untukmu, adik kecil

    Belum lama kudengar berita pilu
    yang membuat tangis seakan tak berarti
    saat para bayi yang tinggal belulang
    mati dikerumuni lalat karena busung lapar
    aku bertanya pada diri sendiri
    benarkah ini terjadi di negeri kami?

    Lalu kulihat di televisi
    ada anak-anak kecil
    memilih bunuh diri
    hanya karena tak bisa bayar uang sekolah
    karena tak mampu membeli mie instan
    juga tak ada biaya rekreasi

    Beliung pun menyerbu
    dari berbagai penjuru
    menancapi hati
    mengiris sendi-sendi diri
    sampai aku hampir tak sanggup berdiri
    sekali lagi aku bertanya pada diri sendiri
    benarkah ini terjadi di negeri kami?

    Lalu kudengar episodemu adik kecil
    Pada suatu hari yang terik
    nadimu semakin lemah
    tapi tak ada uang untuk ke dokter
    atau membeli obat
    sebab ayahmu hanya pemulung
    kaupun tak tertolong

    Ayah dan abangmu berjalan berkilo-kilo
    tak makan, tak minum
    sebab uang tinggal enam ribu saja
    mereka tuju stasiun
    sambil mendorong gerobak kumuh
    kau tergolek di dalamnya
    berselimut sarung rombengan
    pias terpejam kaku

    Airmata bercucuran
    peluh terus bersimbahan

    Ayah dan abangmu
    akan mencari kuburan
    tapi tak akan ada kafan untukmu
    tak akan ada kendaraan pengangkut jenazah
    hanya matahari mengikuti
    memanggang luka yang semakin perih
    tanpa seorang pun peduli
    aku pun bertanya sambil berteriak pada diri
    benarkah ini terjadi di negeri kami?

    Tolong bangunkan aku, adinda
    biar kulihat senyummu
    katakan ini hanya mimpi buruk
    ini tak pernah terjadi di sini
    sebab ini negeri kaya, negeri karya.

    Ini negeri melimpah, gemerlap.

    Ini negeri cinta

    Ah, tapi seperti duka
    aku pun sedang terjaga
    sambil menyesali
    mengapa kita tak berjumpa, Adinda
    dan kau taruh sakit dan dukamu
    pada pundak ini

    Di angkasa layang-layang hitam
    semakin membayangi
    kulihat para koruptor
    menarik ulur benangnya
    sambil bercerita
    tentang rencana naik haji mereka
    untuk ketujuh kalinya

    Aku putuskan untuk tak lagi bertanya
    pada diri, pada ayah bunda, atau siapa pun
    sementara airmata menggenangi hati dan mimpi.
    aku memang sedang berada di negeriku
    yang semakin pucat dan menggigil

    (Abdurahman Faiz, 7 Juni 2005)

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • Jakarta, "in the dark"

    Hari ini Rabu 15 Juni 2005. Pukul 12:41 “SIANG” waktu posting ini ditulis.
    Tapi hujan super deras yang sedang mengguyur Jakarta saat ini menampakkan suasana pukul 19.00 “MALAM”

    Subhannallah

  • 0 Comments
  • Filed under: General
  • Sangkuriang

    Sangkuriang, Gunung Batok (Bromo), Roro Jongrang (Candi Prambanan). Semuanya adalah cerita legenda rakyat selain itu semuanya juga punya satu kesamaan. Menyelesaikan pekerjaan besar dalam waktu satu malam. Sangkuriang membangun sungai dan perahu besar. Di legenda Gunung Batok, Rara Anteng meminta dibuatkan laut di Gunung Bromo dengan hanya menggunakan batok kelapa. Bandung Bondowoso ditantang Rara Jongrang membangun seribu candi.

    Kesamaanya di mana ?
    Semuanya mesti kelar dalam waktu satu malam ….

    Aih aih aih …. *ngantux + lemez beratz* neh … gara-gara proyek “Sangkuriang”

    public class Sangkuriang {
    private String mInitVar = “ZzzzZzzzZzzzZzzz”;


    ….

  • 0 Comments
  • Filed under: General

  •    Designed By:  Bidding Directory   Sponsored By: The Freebie Guide & Bidding Directory
    Post RSS Comments RSS