Archive for June, 2005
Thanks to Adi
Author: nuri24 Jun
Kemarin Adi nelpon, ngingetin soal kuliah. Thanks banget, Bro
Setelah sekian lama akhirnya ada juga mata kuliah wajib yang bisa diambil. Periode ini rencana mo ambil matkul Agama trus Matriks & Transformasi Linear - sayang yg ini dosennya bukan Pak Suwato
-. Ngejar target neh biar September ini bisa ambil skripsi. Capek juga kuliah kelamaan. Yang capek sih aslinya karena jadwal kerja yang padet bgt, jadi susah ngatur dengan jadwal kuliah. Terpaksa kuliah jadi prioritas nomor 2.
Jadi inget waktu si Adi ngurus skripsinya, jam 6 pagi jendela kamarku dah di getok-getok ma dia buat bantuin bikinin program. Buset dah
Balik kuliah dah ditongkrongin depan kampus buat ditarik ke rumahnya untuk nerusin bikin program
Tapi semangat yang patut di tiru
Power Up!!!
Met Ultah, Jakarta
Author: nuri23 Jun
Semalam pesta kembang api berlangsung meriah di silang monas menyambut ulang tahun Jakarta ke-478. Berapa yah biaya buat bikin pesta kembang api se-spektakuler itu ?
Ditempat lain, anak-anak yang terkena busung lapar dan muntaber tergeletak menunggu nasib. Viktor Djami masih koma di Rumah Sakit UKI, akibat digebukin aparat trantib yang ganas dan sadis (pikir mereka keren kali gebukin orang di depan reporter TV, live, kapan lagi masuk tv :D). Sampai sekarang, sepertinya tak ada satupun aparat terkait di Kodya Jaktim yang menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan hal ini.
Pak Gubernur asyik nongol di TransTV tanpa bisa menjawab satupun pertanyaan trivia dari Farhan soal Jakarta. Kelitnya, pertanyaan tersebut terlalu mudah buat dia, jadi biarlah mantan None Jakarte ajah yang jawab. Tapi program Busway/Transjakarta koridor I memang cool. Sayang yang koridor II kok kayanya mulai terlantar. Semoga rencana soal transportasi yang baru akan sukses. Mestinya umur kendaraan juga dibatasin seperti di Singapura, biar kendaraan tak layak jalan penyebab
Di channel tv lain, mantan menteri agama tersangka korupsi berjamaah Dana Abadi Umat (DAU) Depag tampil dengan membanggakan dirinya. Bisa korupsi sekarang menjadi kebanggan tersendiri buat kalangan mereka ternyata. Masya Alloh
Banjir di mana-mana. Prestasi polusi masih hebat, bertahan di ranking 3 dunia setelah Mexico City dan Bangkok selama beberapa tahun ini. Ga butuh waktu lama sih buat ningkatin prestasi menggusur Bangkok, atau bahkan Mexico City
Selamat ulang tahun ke-478 Jakarta.
*sigh*
Author: nuri15 Jun
have no words to say, but tears might be
semoga membuat kita untuk semakin menunduk, menangkupkan tangan, selalu beryukur dan ingat pada Alloh SWT.
Di Manakah Rasa Kemanusiaan Kita Warga Jakarta?
Balada Jenazah Anak Seorang Pemulung
PEMULUNG NAIK KRL BAWA MAYAT ANAK DIAMANKAN POLISI
Pemerintah Gendong Pengusaha,Rakyat Gendong Mayat Anaknya!
Buat Faiz, maaf ya, puisinya saya salin disini:
KISAH DARI NEGERI YANG MENGGIGIL
(untuk adinda: Khaerunisa)
Kesedihan adalah kumpulan layang-layang hitam
yang membayangi dan terus mengikuti
hinggap pada kata-kata
yang tak pernah sanggup kususun
juga untukmu, adik kecil
Belum lama kudengar berita pilu
yang membuat tangis seakan tak berarti
saat para bayi yang tinggal belulang
mati dikerumuni lalat karena busung lapar
aku bertanya pada diri sendiri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Lalu kulihat di televisi
ada anak-anak kecil
memilih bunuh diri
hanya karena tak bisa bayar uang sekolah
karena tak mampu membeli mie instan
juga tak ada biaya rekreasi
Beliung pun menyerbu
dari berbagai penjuru
menancapi hati
mengiris sendi-sendi diri
sampai aku hampir tak sanggup berdiri
sekali lagi aku bertanya pada diri sendiri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Lalu kudengar episodemu adik kecil
Pada suatu hari yang terik
nadimu semakin lemah
tapi tak ada uang untuk ke dokter
atau membeli obat
sebab ayahmu hanya pemulung
kaupun tak tertolong
Ayah dan abangmu berjalan berkilo-kilo
tak makan, tak minum
sebab uang tinggal enam ribu saja
mereka tuju stasiun
sambil mendorong gerobak kumuh
kau tergolek di dalamnya
berselimut sarung rombengan
pias terpejam kaku
Airmata bercucuran
peluh terus bersimbahan
Ayah dan abangmu
akan mencari kuburan
tapi tak akan ada kafan untukmu
tak akan ada kendaraan pengangkut jenazah
hanya matahari mengikuti
memanggang luka yang semakin perih
tanpa seorang pun peduli
aku pun bertanya sambil berteriak pada diri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Tolong bangunkan aku, adinda
biar kulihat senyummu
katakan ini hanya mimpi buruk
ini tak pernah terjadi di sini
sebab ini negeri kaya, negeri karya.
Ini negeri melimpah, gemerlap.
Ini negeri cinta
Ah, tapi seperti duka
aku pun sedang terjaga
sambil menyesali
mengapa kita tak berjumpa, Adinda
dan kau taruh sakit dan dukamu
pada pundak ini
Di angkasa layang-layang hitam
semakin membayangi
kulihat para koruptor
menarik ulur benangnya
sambil bercerita
tentang rencana naik haji mereka
untuk ketujuh kalinya
Aku putuskan untuk tak lagi bertanya
pada diri, pada ayah bunda, atau siapa pun
sementara airmata menggenangi hati dan mimpi.
aku memang sedang berada di negeriku
yang semakin pucat dan menggigil
(Abdurahman Faiz, 7 Juni 2005)
Jakarta, "in the dark"
Author: nuri14 Jun
Hari ini Rabu 15 Juni 2005. Pukul 12:41 “SIANG” waktu posting ini ditulis.
Tapi hujan super deras yang sedang mengguyur Jakarta saat ini menampakkan suasana pukul 19.00 “MALAM”
Subhannallah
Sangkuriang
Author: nuri14 Jun
Sangkuriang, Gunung Batok (Bromo), Roro Jongrang (Candi Prambanan). Semuanya adalah cerita legenda rakyat selain itu semuanya juga punya satu kesamaan. Menyelesaikan pekerjaan besar dalam waktu satu malam. Sangkuriang membangun sungai dan perahu besar. Di legenda Gunung Batok, Rara Anteng meminta dibuatkan laut di Gunung Bromo dengan hanya menggunakan batok kelapa. Bandung Bondowoso ditantang Rara Jongrang membangun seribu candi.
Kesamaanya di mana ?
Semuanya mesti kelar dalam waktu satu malam ….
Aih aih aih …. *ngantux + lemez beratz* neh … gara-gara proyek “Sangkuriang”
public class Sangkuriang {
private String mInitVar = “ZzzzZzzzZzzzZzzz”;
…
…
….