Archive for September 8th, 2004
Jakarta 9/9 - Duka Cita
Author: nuri8 Sep
Turut berduka cita untuk semua korban tragedi Jakarta 9-9-2004, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketegaran. Para petugas yang mengadakan penyelidikan maupun merawat korban-korban lainnya juga di beri kekuatan serta petunjuk untuk segera mengungkap kasus ini hingga tuntas (i hope so).
Seperti sebelumnya, semua korban meninggal adalah wong cilik ….. Di pojokan MMC situ ada penjual majalah tempat aku beli komik kalo abis maen bola di pasfes, ada penjual bakpao yang enak juga. Deket plasa 89 ada penjual teh botol, tempat mampir dulu sembari nunggu kopaja kalo abis dari TBI …
Innalillahi wa innailaihi rojiun ….
Astagfirullah ….
Di TV (Anteve, MetroTV, SCTV), tampak seorang polisi dengan tubuh bersimbah darah (I mean bener-bener bersimbah darah, tubuhnya dah kaya abis diguyur darah gitu!!!!) sedang berusaha keras bangkit dan naik dari dalam selokan dengan sisa-sisa tenaganya. Mungkin dia terlempar masuk ke situ akibat efek ledakan. Dia berusaha naik, terpeleset dan jatuh lagi, terus berusaha naik lagi dan berhasil. Tapi setelah itu dia hanya mampu tergeletak ga mampu mengangkat badannya lagi sewaktu sampai di atas selokan.
Masya Allah, dalam hatiku, itu kameramen ama reporter ga punya belas kasihan atau rasa kemanusiaan sedikitpun apa ??!!! Dalam tayangan, polisi itu sendirian, ga ada di sekitar dia kecuali sang kameramen ma reporter. Bersuara untuk minta tolongpun dia seakan dah ga mampu. Sementara orang yang paling dekat dengan dirinya malah asyik dengan kamera menyorot penderitaanya tanpa mengulurkan tangan untuk membantunya naik dari selokan atau teriak minta bantuan ke yang lain.
Masya Allah, demi rating dan liputan TV, rasa kemanusiaanmu kau gadaikan.
Jakarta 9/9 - Detik.com Mabok
Author: nuri8 Sep
Wah wah wah wah wah.
Kanal komunikasi penuh mulai ponsel hingga situs dengan hits tertinggi di Indonesia (pa lagi kalo ada peristiwa-peristiwa kaya gini) detik.com ….
Yang bisa diakses cuman index.htm nya doang baik di jkt1.detik.com maupun jkt2.detik.com. Pas follow linknya langsung deh mampus … Error Loading + Connection refused.
Mereka perlu bikin load balancer lebih banyak lagi kayanya ….
Jakarta 9/9 - EXPLOSION !!!!!!!!!!!!!!!
Author: nuri8 Sep
This is not Haru’s sword in manga/anime Rave. It’s not a joke ! It’s the real explosion man !!!! Big explosion near my office. All news say that the explosion is suspected came from Australian Embassy. What the hell ?
The sound of the explosion reach Blok M (about 7KM far from the “hotzone”), and the smoke … wow, it’s like I’m watching hollywood war movies. White, big, and flow higher than JW Marriot building
Ada apa dengan Blogger.com
Author: nuri8 Sep
seharian kemarin coba post soal Cak Munir tapi ga muncul2 di blog gue.
hmmmm something wrong, postingnya masuk tapi ga bisa dipublish baik dari tool diluar blogger.com maupun via web editornya … blahhh
tapi untung pagi ini waktu gue re-pubish lagi thread ttg Cak Munir muncul …
tapi telat 2 hari deh jadinya
Selamat jalan, Cak Munir
Author: nuri8 Sep
Seorang Arema yang berprestasi, terutama di bidang kemanusiaan telah pergi untuk selamanya. Seorang tokoh muda yang tegar dan bernyali besar melebihi besar tubuhnya sendiri. Seorang yang teguh mempertahankan komitmen dan idealismenya untuk memperjuangkan masyarakat sipil. Selama ini, Munir yang menjadi ikon dari pejuang demokrasi, kerap bersuara kritis terhadap penindasan, kekerasan negara dan ketidakadilan melalui LSM Kontras dan YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia).
Derita yang dia hadapi, teror, intimidasi, ancaman pembunuhan dan lain sebagainya adalah bagian hidup dia dan keluarganya sebagai konsekuensi keteguhannya menjadi pejuang hak asasi manusia di negeri yang nyaris hancur ini. Buah perjuangan Munir salah satunya adalah reformasi di negara ini. Yah mungkin kata reformasi itu masih jadi bahan cibiran orang karena emang belum seperti gambaran para mahasiswa waktu menduduki gedung MPR dan melengserkan orang gede saat itu. Tapi kita ga bisa ingkar akan kebebasan bicara dan mulai menipisnya peran militer dalam kekuasaan negara. Paling ngga ia bukan penguasa absolut lagi di negeri ini. Terungkapnya kasus Marsinah di Jawa Timur pada awal 90′an lalu juga salah satu hasil kerja kerasnya.
Orang baik dan menjadi yang terbaik di bidangnya seringkali dipanggil terlebih dahulu oleh Sang Khalik semisal Baharudin Lopa
Selamat jalan, Cak Munir.
“Human rights in the sense of human solidarity has created a new universal and equal language going beyond racial, gender, ethnic or religious boundaries. That is why we consider it a doorway to dialogue for people of all socio-cultural groups and all ideologies.” - Munir, The Livelihood Award 2000