Archive for August 13th, 2004
Hehehehehe :)
Author: nuri13 Aug
this is my girl, she likes to eat sushi.
she’s not japanese but most people think she is

this is the sushi i’m gonna buy for my lunch today
hehehehehehe …. (liatin rara ngiler :P)
FreeBSD on AlphaServer
Author: nuri13 Aug
Lagi asyik experimen set-up FreeBSD 4.10 di mesin Compaq AlphaServer DS10. Hehehehehehe moga moga sukses deh. Jadi biar bisa dipake production juga
Soale sebelumbta gagal total masang FreeBSD di mesin Sparc Sun E220R
Case kali ini asal sukses install, set-up jaringan, pasang aplikasi2 kaya di mesin FreeBSD intel ama test running aplikasinya. Kalo sukses, di hajar pake hits tinggi OK, baru deh ngacak-ngacak kernel ama filesystemnya untuk hard tuning ![]()
Tata Ribs
Author: nuri13 Aug
Jum’at 13 Agustus 2004 jam 10 malam. Ada network problem, laper berat pula. Duh, kolaborasi yang sangat ga sesuai deh. Ada rekan dari Gratika mengajak makan malam di daerah Casablanca. Jadilah kita ber-6 berangkat. Zikri dan seorang lagi menyusul karena kita baru inget kalo masih ada si Zikri pas udah sampe di kolong Casablanca
Sori ye Jek hehehehehe
Tempat makan kita kali adalah Mamink Daeng Tata yang terkenal dengan Tata Ribs-nya. Eh jangan salah, Tata Ribs ini sudah dipatenkan lho. Dan setelah nyobain tadi, wow, yummy berattttttttttttttttt. Tata Ribs adalah konro (tulang iga sapi) yang di bakar. Pemilik patennya adalah Muhammad Amin Rahim Daeng Tata atau yang lebih dikenal sebagai Mamink Daeng Tata.
Latar belakang Mamink menciptakan resep “tata ribs” adalah kekhawatiran bahan baku untuk sop konro yang makin sulit dicari. Menurut dia, seekor sapi yang dipotong hanya cukup untuk 16 porsi. Karena itu, untuk memenuhi bahan baku rusuk atau iga sapi buat menu konro di empat warungnya, dia membutuhkan iga sapi sampai 150 sapi setiap hari.
Sebenarnya, menurut dia, setiap rusuk bisa dipotong dua. Namun, tindakan itu menuai protes pelanggan. Pasalnya, konro yang asli harus ada pangkal rusuk atau tulang punggung sapi yang masih menyatu.
Akhirnya, dia meramu bumbu untuk memanggang ujung rusuk yang ditolak oleh penikmat sop konro. Kemudian dia mendaftarkan hak paten resep tersebut dengan nama “tata ribs”. “Mungkin orang mengibaratkan ’tata ribs’ seperti makan steak di restoran Amerika atau Eropa. Bedanya adalah rasa ’tata ribs’ ini lebih cocok dengan lidah kita dan terasa lebih sehat dengan bumbu tradisional yang segar,” ujarnya.
Dibandingkan dengan konro karebosi di Jl. Lampobatang Makassar, yang ini lebih menggigit rasanya. Kalo ga inget Razi yang bersusah payah dengan konronya, tentu aku udah nambah nasi untuk ketiga kalinya
Nyam nyam nyam, kalo Rara jadi ke Jkt nanti bakal aku ajak ke sana deh buat nyobain Tata Ribs nya ![]()
Googlelimpic
Author: nuri13 Aug
Satu yang aku senang dari Google ada simplisitas dan performance mesin pencarinya yang memuaskan. Desain webnya mungkin payah dibanding situs2 lain yang berflash ria (padahal malah nambahin beban loading) tapi emang bukan tampilan yang ditawarkan google. Jadi ngapain juga ribet bikin flash2 segala
Trus satunya adalah logonya yang tematik, berubah-ubah sesuai dengan event internasional saat ini.
Nah berkenaan dengan pembukaan Olimpiade Athena 2004, logo Google juga ada modifikasinya
